SEMARAK BUKA BERSAMA LEBIH FENOMENAL DARI MBG DI BULAN RAMADHAN
- Diposting Oleh Admin
- Senin, 2 Maret 2026
- Dilihat 29 Kali
Oleh: Dr. Imam Amrusi Jailani, M.Ag.
(Ketua Program Studi Doktor Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Madura)
Kemeriahan bulan Ramadhan rasanya kurang afdol jika tidak dibumbui dengan buka Bersama. Buka bersama sudah menjadi trend setiap datangnya bulan suci Ramadhan. Di berbagai tempat tidak ketinggalan menggelar buka bersama dengan frekuensi yang bervariasi. Ada yang secara konsisten setiap hari menggelar buka bersama, ada yang seminggu sekali atau dua kali, dan ada yang secara insidentil menggelar buka bersama. Hal itu terjadi di berbagai tempat kumpul, seperti di kantor. Terkadang buka bersama digelar di cafe dan restoran-restoran, di sekolah-sekolah, kampus-kampus dan yang paling banyak menggelar buka bersama itu adalah masjid, di samping juga mushola dalam segala kecil. Semangat untuk menggelar buka bersama ini sangat besar di kalangan umat Islam untuk memaksimalkan perolehan pahala yang begitu besar yang disediakan oleh Allah bagi mereka yang beribadah di bulan puasa, termasuk memberikan buka puasa kepada sesamanya akan mendapatkan pahala puasa sebesar pahala puasa orang-orang yang diberi buka puasa tanpa mengurangi pahala dari puasa orang yang diberikanbuka bersama tersebut.
Hal ini berdasarkan kepada hadis nabi yang diriwayatkan Imam Tirmizi (hadis no. 807) dan Ibnu Majah (hadis no. 1746), serta dipandang shahih oleh Ibnu Hibban, disandarkan kepada Zaid bin Kholid Al-Juhani, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائمًا، كانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أجْر الصَّائمِ شيءٍ.”
“Barangsiapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya pahala semisalnya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.”
Dalam hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi, hadis no. 658, dan Ibnu Majah, hadis no.1844, yang diriwayatkan dari Salman bin Amir Adh-Dhabby;
الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ ، وَعَلَى ذِي الْقَرَابَةِ اثْنَتَانِ صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ .
“Shadaqah kepada orang miskin mendapatkan (pahala) sadaqah, sedangkan kepada kerabat, mendapatkan (pahala) sadaqah dan (pahala) silaturrahim.”
Umat Islam begitu antusias menjalankan puasa dan juga mengikuti kegiatan buka Bersama, apalagi momen buka puasa bersama pada bulan Ramadhan kali ini juga berbarengan dengan momen program MBG (Makan Bergizi Gratis). Tentu tidak sedikit dari mereka yang membanding-bandingkan apa yang mereka jumpai di makan buka bersama dengan apa yang ada pada MBG tersebut. Sebagian mereka amat membanggakan buka bersama, karena kata mereka jauh lebih baik dari MBG. Menu yang disajikan jauh lebih bervariasi dan tentu secara nutrisi lebih banyak mengandung vitamin dan lebih bergizi. Yang pasti, tidak ada kaitannya dengan APBN atau APBD, murni sedekah.
Itu yang dirasakan oleh mereka, karena memang buka bersama itu disediakan oleh mereka secara Ikhlas, mungkin pengaruhnya lebih terasa. Ada yang menyediakan secara perorangan. Ada yang menyediakan secara patungan, dan terkadang ada juga yang dikoordinir. Dan karena yang akan menyantap buka bersama itu adalah para tamu, maka mereka memberikan penghormatan kepada para tamu peserta buka bersama dengan suguhan yang melebihi suguhan yang biasa mereka makan sehari-hari di rumah. Suguhan yang mereka keluarkan untuk buka bersama itu memang di atas standar makan biasa, karena dalam niatan orang-orang yang menyuguhkan makanan untuk buka bersama bagi orang banyak untuk mendapatkan pahala yang begitu banyak.
Itulah semangat yang ada pada mereka. Bayangkan saja jika kita menyediakan buka bersama untuk satu orang, maka kita akan mendapatkan tambahan pahala puasa dari satu orang lagi. Bagaimana jika yang diberi suguhan buka bersama itu puluhan, ratusan, apalagi ribuan orang. Sudah berapa banyak pahala yang didapatkan oleh mereka yang menyediakan buka bersama. Apalagi momen seperti itu hanya akan ada di bulan suci Ramadhan, mereka akan memaksimalkan kesempatan itu mumpung masih ada dan tersedia waktu untuk menyediakan buka bersama bagi mereka.
Buka bersama bukan hanya mengenai pahalanya saja yang besar, akan tetapi banyak manfaat dan hikmah yang terkandung di dalam buka bersama tersebut. Dengan buka bersama kita sudah bisa merajut tali silaturahmi di antara sesama saudara muslim yang sama-sama berpuasa menjalankan perintah Allah dan momen itu jarang kita peroleh. Manfaat lain dari buka bersama adalah memupuk rasa persaudaraan dan persatuan di antara sesama umat Islam. Mereka tampak sekali menumbuhkan pemandangan yang asri, di mana mereka duduk akur bersama saudara-saudaranya, menyantap makanan yang sama tanpa ada perbedaan satu dengan yang lain. dan di sini pula dapat ditunjukkan adanya persatuan dan kesatuan umat Islam yang begitu kokoh.
Dengan adanya buka bersama pula kita akan memperlancar hubungan komunikasi kita antara satu dengan yang lainnya sehingga komunikasi itu akan membuka potensi-potensi usaha yang bisa dirajut dan dimulai dari buka Bersama. Hal itu sangat nyata pula bahwa adanya buka bersama akan memberikan peluang-peluang ekonomi yang menjanjikan, di mana ketersediaan bahan itu akan menjadi panorama yang menjanjikan, sehingga roda ekonomi akan semakin lancar bergulir dan perputaran uang, barang dan jasa akan semakin lancer. Hal tersebut akan memberikan kontribusi positif dari perkembangan ekonomi umat. Itulah di antara sekian banyak hikmah yang terdapat di dalam buka Bersama, sehingga eman untuk dilewatkan percuma begitu saja. Kesempatan yang sudah ada Hikmah itu sendiri jauh akan lebih banyak memberikan manfaat dan melebihi bakaran materi yang dikeluarkan untuk buka bersama itu. Semua hal tersebut tidak akan dijumpai dalam program MBG.